Berita Terkini

[News][slideshow]

Artikel

Fenomena Tsunami Es


Ada Fenomena Alam yang sebenarnya biasa terjadi namun menjadi luarbiasa karena besarnya intensitas dan ukuran. Fenomena ini membuka mata dunia tahun lalu, tepatnya di bulan Mei 2013.
Fenomena ini terjadi di dua daerah berbeda yang sama-sama memiliki danau beku, di dua hari yang berurut, Jumat dan Sabtu tanggal 10 dan 11 Mei 2013.


Biasanya jika ada gelombang air laut menyapu pantai, tentu anda tidak akan repot-repot merekamnya. Namun bagaimana jika gelombang es menyapu tepian danau dan merayap masuk puluhan meter dari tepi danau?

Hal ini bisa menjadi sebuah adegan dari film horor tahun 1950-an – gelombang atau tsunami es yang tak terbendung secara bertahap bergerak ke darat, menghancurkan segala sesuatu di jalan.

Ya, seperti itulah yang terjadi di tepi danau Mille Lacs, Minnesota Amerika utara pada sabtu pagi 11 Mei 2013. Es dari danau merambat naik ke darat dan hampir saja menghancurkan rumah-rumah yang berada tidak jauh dari tepi danau.

Beberapa orang berhasil merekam fenomena aneh ini termasuk salah satunya adalah Darla Johnson salah seorang pemilik rumah di Resort Izatys. Rekaman yang kemudian diupload di youtube tersebut menunjukkan pecahan es yang menakutkan perlahan menutupi tanah sebelum akhirnya merayap ke rumah-rumah orang.

Suara Ibu yang panik memperingatkan anaknya untuk tidak dekat-dekat es dapat didengar dalam rekaman tersebut. Terlihat es merangkak naik, mendorong dan mendorong. beberapa mencapai di depan pintu rumah, dan lainnya ada yang sempat memasuki rumah-rumah. Beruntung saat gelombang es tersebut mencapai rumah, mereka tiba-tiba berhenti, dan rumah-rumah tidak ada yang mengalami kerusakan berarti.

Departemen Sumber Daya Alam Amerika mengatakan sekitar 10 mil dari garis pantai tertupi es yang merayap dari danau, dengan beberapa mencapai tinggi hingga 30 kaki.
Mereka yang tinggal di tepi danau Mille Lacs lebih beruntung daripada yang tinggal di tepi danau Dauphin, di Canada yang mengalami peristiwa yang serupa sehari sebelumnya.
Gumpalan es besar naik dari danau Dauphin menghancurkan belasan rumah dan merusak lima belas lainnya.


Pada hari Jumat malam, keadaan darurat telah dinyatakan di kota Ochre River, yang terletak 188 km sebelah barat laut dari Winnipeg.

Pihak berwenang mengatakan bahwa tujuh rumah benar-benar hancur oleh es yang bangkit hanya dalam beberapa menit dari Danau Dauphin.

Dua puluh tujuh rumah juga mengalami kerusakan ditabrak dinding beku yang melindas dan menghancurkan segala sesuatu yang menghalanginya di sepanjang jalan Ochre Beach.

Meskipun es yang bergerak tingginya setinggi rumah, namun tidak ada cedera telah dilaporkan.
Seorang wanita pemilik rumah mengatakan betapa es dengan mudahnya mendorong rumah dua lantai miliknya, membuat perabotan rumah dan bahkan bak mandi mereka berpindah ke lorong rumah.
Untunglah suara yang ditimbulkan es yang merayap ini cukup keras, sehingga warga sempat melarikan diri sebelum rumah mereka hancur. Es naik dari tepi danau ke rumah mereka hanya dalam hitungan menit (sekitar 10-15 menit).


Bagaimana tsunami es atau gelombang es atau ice shove ini tercipta? Gumpalan es besar terbentuk ketika angin kencang bertiup, mendorong tumpukan es ke tepi danau. Es di danau Mille lacs di dorong oleh angin kencang berkecepatan 40/mil per jam sedangkan di danau Dauphin, es didorong oleh angin berkecepatan 50 mil per jam

Fenomena terdorongnya es ke tepi sebenarnya sering terjadi namun belum pernah terlihat dalam intensitas dan ukuran seperti yang terjadi di kedua tempat tersebut.

Tidak ada komentar: