Berita Terkini

[News][slideshow]

Artikel

Snowden Dapat Banyak Tawaran Kerja di Rusia

Snowden Kebanjiran Tawaran Kerja di Rusia
Snowden
Tak lama setelah mendapatkan suaka sementara, Edward Snowden, pembocor rahasia  Badan Keamanan Nasional (NSA) Amerika Serikat, langsung ditawari beberapa pekerjaan.

Pada hari yang sama dengan keluarnya Snowden dari Bandara Sheremetyevo, Moskow, Pavel Durov, CEO jejaring sosial VKontakte, menawarkan pekerjaan seabgai pengembang pengamanan piranti lunak. Perusahaan yang berpusat di St. Petersburg itu mirip dengan Facebook di Eropa Timur dengan pengguna aktif lebih dari 100 juta.

"Saya mengajak Edward ke St. Petersburg dan sangat gembira jika dia memutuskan untuk bergabung dengan tim programmer di VK," kata Durov di laman profil VKontakte. "Saya yakin Edward akan tertarik untuk melindungi data jutaan pengguna, " tambah Durov, 28 tahun, yang kerap disebut sebagai Mark Zuckerberg-nya Rusia.

Tawaran lain datang dari politisi Rusia, yang mengajak Snowden menjadi tim ahli di Parlemen.

"Saya ingin membahas dengan Snowden soal kemungkinan kerja sama dengan gugus tugas yang mengurusi keamanan hak privasi dan data pribadi masyarakat," kata Ruslan Gattarov, anggota Dewan Federasi, atau setingkat Majelis Perwakilan Rakyat di Parlemen, kepada kantor berita Interfax.

Gattarov juga anggota Partai Rusia Bersatu, yang berkuasa di Rusia. Dia juga Ketua Komisi Kebijakan Informasi MPR  Rusia. Gugus tugas yang disebut Gattarov sedang merancang undang-undang yang memperkuat perlindungan data pribadi di dunia maya.

Snowden bisa membantu perusahaan Internet Rusia untuk membuat piranti anti kebocoran, tambah Gattarov.

Belum ada keterangan pekerjaan mana yang akan dipilih Snowden. Pengacaranya menyatakan Snowden telah berada di suatu tempat yang aman.

Rusia memberikan suaka yang berlaku selama satu tahun kepada Snowden pada 1 Agustus lalu. Rusia menolak permintaan Washington untuk mengekstradisi Snowden. Jajak pendapat yang dilakukan kantor berita Ria Novosti menunjukkan 51 persen warga Rusia mendukung keputusan Snowden membocorkan rahasia informasi NSA, dan 43 persen lagi mendukung pemberian suaka oleh pemerintah Rusia.

Presiden Amerika Serikat  Barack Obama dan Presiden Rusia Vladimir Putin akan bertemu di Washington DC pekan ini, dalam persiapan Konferensi Tingkat Tinggi G-20.
    Sumber: http://www.tempo.co/read/news/2013/08/06/117502814/Snowden-Kebanjiran-Tawaran-Kerja-di-Rusia

Tidak ada komentar: