Berita Terkini

[News][slideshow]

Artikel

Pengamat: “Devisa Habis, Indonesia Bisa Bubar”


Cadangan devisa Indonesia dalam 1 bulan tergerus sebesar Rp 70 triliun. Ini akibat pemerintahan SBY dinilai gagal mengelola potensi alam Indonesia sehingga terus menerus diambil para investor asing.

"Jika rezim SBY terus dipertahankan hingga 2014 maka dipastikan cadangan devisa Indonesia akan mencapai nol sehingga Indonesia berpotensi dibubarkan, " jelas pengamat energi Indonesia Global Justice (IGJ) Salamuddin Daeng dilansir Berita99 di Jakarta, Rabu (10/7)

Salamuddin menjelaskan pada Mei ini, cadangan devisa negara masih US$ 105,1 miliar, namun pada akhir Juni sebesar US $ 98,1 miliar. Artinya hanya dalam satu bulan negara kehilangan devisa sebesar US $ 7 miliar.

"Devisa menunjukkan tren mengalami penurunan setiap bulannya sepanjang 2013. Padahal pada akhir Bulan Desember 2012 devisa Indonesia masih US$ 112,8 miliar, " terangnya.

Salamuddin menjelaskan hal ini terjadi akibat pemerintahan SBY-Boediono sering mengabaikan tiga hal penting. Pertama, pembayaran bunga utang dan cicilan utang pokok pemerintah yang besar

Selain itu pembiayaan impor barang modal, bahan baku dan barang konsumsi, khususnya impor pangan yang semakin besar. Terakhir, adanya intervensi BI dalam menahan jatuhnya rupiah akibat rapuhnya pondasi ekonomi.

"Ketiga hal tersebut adalah bukti kegagalan tragis rezim SBY selama 9 tahun pemerintahannya dalam menata ekonomi, " kecamnya.

Akibatnya kebobrokan pemerintah dalam mengelola negara, maka terus terjadi penambahan hutang baru untuk menutupi defisit APBN dan membiayai impor. Utang Indonesia saat ini semakin menggunung dan tidak terbayarkan.

"Sumber daya alam digerus mengakibatkan lingkungan rusak dan pertanian hancur. Bahan mentah diekspor mengakibatkan industri hancur, pendapatan negara dari sektor produktif merosot. Sementara APBN habis diambil rezim SBY dan antek-anteknya untuk memenangkan pemilu 2014, " tegasnya.

Salamuddin menilai Indonesia sekarang dalam kondisi sekarat dengan utang yang terus menumpuk. Salamuddin juga menyayangkan devisa Indonesia, tanah, kekayaan alam serta aset negara sudah habis digadaikan kepada asing.

"Jika Rezim SBY bercokol hingga 2014 nanti, maka dia telah sukses menggali kuburan untuk menengelamkan bangsa dan negara Indonesia sedalam-dalamnya, " pungkasnya


Tidak ada komentar: