Berita Terkini

[News][slideshow]

Artikel

Fakta Unik Tentang Keringat



Jenis keringat berbeda-beda

Ada dua jenis keringat. Pertama, kelenjar keringat ekrin yang bertanggung jawab untuk memproduksi 'keringat air' yang sebagian besar terdiri dari air dan garam. Kelenjar ini ditemukan di seluruh tubuh, tapi biasanya lebih terkonsentrasi pada tangan, kaki dan wajah. Kedua, kelenjar keringat apokrin memproduksi keringat lebih sedikit, terletak di folikel rambut seperti di ketiak dan bertanggung jawab untuk bau yang mengandung keringat.


Produksi keringat pria lebih banyak daripada wanita


Pria dan wanita memang memiliki kelenjar keringat dalam jumlah sama, tetapi pria empat kali lebih banyak memproduksi keringat lebih banyak daripada perempuan per harinya.  Hal ini dikarenakan pria memiliki tubuh lebih besar dan memiliki permukaan kulit yang lebih luas untuk didinginkan. Belum lagi variasi hormonal yang menyebabkan pria berkeringat lebih banyak.


Banyaknya keringat mempengaruhi tingkat kebugaran


Ketika menguap pada kulit, air keringat mendinginkan tubuh Anda. Ini bertujuan mencegah panas tubuh yang berlebihan. Menurut Komunitas Hiperhidrosis Internasional, atlet lebih berkeringat daripada orang-orang biasa karena tubuh mereka telah beradaptasi dengan jumlah keringat yang mereka keluarkan.


Keringat bisa karena menahan sakit


Apakah Anda merasa berkeringat lebih dari orang rata-rata? Itu bisa saja. Sekitar 1- 3 persen dari populasi mengalami hiperhidrosis yakni suatu kondisi yang ditandai dengan keringat berlebihan karena kelenjar keringat overaktif. Meskipun penyebab pasti dari hiperhidrosis tidak diketahui, gejala biasanya mulai sekitar remaja. Orang-orang akan berkeringat tanpa alasan yang jelas, tidak ada bedanya jika mereka berada dalam ruangan yang sejuk dan tidak merasa stres. Daerah yang paling terpengaruh oleh hiperhidrosis adalah ketiak, tangan, kaki, dan wajah.


Stres identik dengan keringat


Jika berkeringat disebabkan stres, Anda tidak sadar dapat mengirim ketegangan pada orang di sekitar Anda. Ketika stres, keringat akan keluar dari kedua kelenjar yakni kelenjar bau keringat dan kelenjar air keringat. Ini berarti bahwa segera setelah mulai merasa stres, Anda bisa memancarkan aroma yang terdeteksi oleh orang lain.


Tidak ada komentar: