Berita Terkini

[News][slideshow]

Artikel

Video: Polisi Myanmar biarkan Massa Aniaya Muslim


SEBUAH rekaman video terbaru mengenai penyerangan kelompok Buddha terhadap Muslim di Myanmar terungkap ke publik. Dalam video tersebut, terlihat polisi membiarkan massa menyerang kaum minoritas Muslim.

Video yang diterima BBC tersebut memperlihatkan sejumlah polisi dengan santainya menyaksikan kelompok Buddha menyerang Muslim di kota Meiktila. Video tersebut direkam sebulan lalu, ketika sebanyak 43 orang tewas di Meiktila.

Dalam rekaman itu terlihat, sekelompok orang menghancurkan toko emas milik warga Muslim dan kemudian membakarnya. Seseorang yang diyakini seorang warga Muslim terlihat terbakar.

Sementara itu, Uni Eropa semakin tak sabar melihat perilaku Myanmar yang terus menerus menyerang kaum minoritas Muslim. Uni Eropa kini tengah mempertimbangkan untuk meningkatkan sanksi kepada Myanmar.

Antara lain, membekukan aset lebih dari 1.000 perusahaan Myanmar, pelarangan bepergian bagi pejabat Myanmar ke Eropa, dan melarang investasi apapun dari Myanmar di Eropa. Sedangkan, sanksi embargo militer akan tetap diberlakukan.




Tidak ada komentar: