Berita Terkini

[News][slideshow]

Artikel

Yuk..!! Berwisata Ke Planet Mars


Sebuah organisasi nirlaba bernama Inspiration Mars Foundation yang dipimpin oleh jutawan Dennis Tito - seorang turis antariksa pertama di dunia - akan mengadakan konferensi pers pada 27 Februari 2013 untuk mengumumkan misi 501 ke planet Mars pada Januari 2018.
Misi 501 adalah perjalanan pribadi Dennis Tito ke Planet Merah. Ini adalah peluncuran manusia pertama ke Mars.
"Ini adalah misi untuk Amerika serikat dalam menghasilkan ilmu pengetahuan, pengalaman, dan momentum untuk era baru dalam mengeksplorasi ruang angkasa," kata salah seorang pejabat di Inspiration Mars Foundation, dilansir Space, 25 Februari 2013.
Pejabat itu menerangkan, misi ini untuk mendorong semua warga Amerika Serikat untuk percaya bahwa melakukan hal-hal yang sulit bisa membuat negara menjadi besar.
"Sementara para pemuda harus memberikan inspirasi melalui ilmu pengetahuan, teknologi, rekayasa, matematika, pendidikan, dan motivasi," terang pejabat tersebut.
Sebelumnya pada tahun 2001, Dennis Tito pernah membuat sejarah dengan melakukan perjalanan delapan hari ke stasiun luar angkasa internasional dengan menggunakan pesawat ruang angkasa Russian Soyuz. Dalam perjalanan itu, Tito menghabiskan dana sebesar US$20 juta, atau sekitar Rp194 miliar.
Menurut Journal NewSpace, pada 3 Maret nanti, Tito akan memberikan ceramah mengenai "analisis kelayakan untuk misi bebas berawak ke Mars tahun 2018" di konferensi kedirgantaraan di Montana, Amerika Serikat.
Makalah itu menjabarkan tentang misi bebas berawak yang terbang ke Mars, tapi tidak masuk ke orbit planet dan tidak mendarat di permukaannya, lalu kembali ke Bumi.
Misi 501 akan diluncurkan pada Januari 2018 menggunakan pesawat ruang angkasa SpaceX Dargon yang telah dimodifikasi dan diluncurkan dengan roket Falcon.
Misi ini akan dibiayai oleh swasta dan diklaim relatif lebih murah dari perkiraan sebelumnya, namun tidak dijelaskan secara rinci berapa total biayanya.
Para ahli mengatakan, bahwa misi 501 ini sangat berpotensi menimbulkan masalah fisiologis dan psikologis bagi astronotnya. Pasalnya, astronot tersebut akan terisolasi dalam tempat yang sempit untuk waktu yang lama


Tidak ada komentar: